Skip to main content

Membongkar Rahasia Menuntaskan Tulisan bagi Si Sibuk

"Menulis adalah hobi yang ia butuhkan untuk mencerna kehidupan sehari-hari sekaligus cara untuk menuangkan pandangannya." - Ika Natassa

Saya setuju dengan kutipan yang dilontarkan oleh Ika Natassa tentang kegiatan menulis. Menulis menjadi hal yang amat saya sukai ketika beberapa teman saya menerbitkan buku solonya akhir-akhir ini. Hal ini menjadi suatu dorongan bahwa saya ingin bisa seperti mereka. Karena waktu yang dimiliki sama yaitu 24 jam dalam sehari. Di tengah kesibukan yang begitu banyak mereka mampu menerbitkan suatu karya yang bermanfaat bagi khalayak. 

"Orang lain saja bisa, kenapa kita tidak?!" - Dian Hartati, S.S, M.Pd

Dengan ini, saya berniat untuk terus menulis dan menulis yang diawali dengan membuat rangkuman dari hasil diskusi atau pembahasan yang berkaitan dengan pelatihan kepenulisan. 

Hari ini merupakan pelatihan kepenulisan yang diberikan oleh instansi saya bagi para pegawainya. Maka berikut hasil rangkuman dari kegiatan pelatihan kepenulisan part I.

Narasumber       : Dian Hartati, S.S, M.Pd

Pelatihan            : Pelatihan Penulisan Part I

Hari                   : Sabtu, 09 Oktober 2021

Jam                    : 08.00 WIB – 12.00 WIB

1.       1. Mengapa perlu menuntaskan tulisan?

Komitmen : Memenuhi janji pada diri sendiri atau relasi atau status yang pernah kita tuliskan dimedia social.

Karya: Memiliki karya sebagai bukti yang berdampak bagi orang banyak yaitu memberikan inspirasi bagi para pembaca. Meyakini diri bahwa karya yang dibuat sangat berguna.

2.     2. Trik menulis untuk si sibuk

Niat : Menguatkan niat dari diri sendiri sebagai banteng atau pagar.

Mengatur jadwal: Memiliki jadwal untuk menulis minimal disela-sela aktivitas harian. Atau mbisa meluangkan waktu 1 jam untuk menulis.

Mencatat ide: Mencatat semua ide yang ada di tulisan. Tuntaskan semua ide yang ada satu persatu.

Apa yang harus dilakukan ?

Diskusi : Mengetahi kerumpangan yang terdapat di dalam naskah

Editing: Swasunting terhadap tulisan yang dimiliki.

Latih Mental: Percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Penulis harus percaya diri untuk menulis. Melatih melalui swafoto guna melatih mental seseorang.

Misalnya : Pengalaman Ika Natassa Menulis

Jadwal harian: Sabtu dan Minggu digunakan untuk menulis

Kegiatan membaca: Rajin membaca sehingga tulisan kita bisa berkembang.

3.     3. Mecerpen lokalitas  

           1. Perhatikan unsur-unsur cerpen:

           Tema: Pikirkan tema yang cocok. Sebaiknya pilih yang dekat-dekat saja.

           Latar: pilih dunia nyata atau fantasi.

           Alur: Sebab-Akibat dalam cerita

          Sudut pandang: aku, kamu, saya, mereka

          2. Perhatikan kalimat pembuka pada cerpen 

4.    4. Menulis sebagai terapi

         kapan? menulis kapan saja

         apa yang ditulis? tulisan apa saja

         perlu hal lain? putar musik yang rileks atau membuat cerpen hangat

         perlu jeda : agar berjarak

Comments